Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan A. Djalil didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Infrastruktur Keagrariaan Adi Darmawan beserta pejabat terkait menerima kunjungan Deputi Pengembangan Sumber Daya Alam Badan Pengembangan dan Penerapan Teknologi (BPPT) Dr. Hammam Riza beserta jajaran pejabat terkait dalam acara presentasi dengan tema “Ketersediaan Teknologi di BPPT untuk Percepatan Pemetaan Bidang Tanah di Indonesia”, di Ruang Rapat Menteri Lantai 2 Gedung Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Senin (15/10).

“Bukan hal baru kerja sama ini kami lakukan, beberapa tahun yang lalu BPPT juga pernah bekerja sama dengan BPN dalam penerapan teknologi GPS CORS, dan dengan demikian dapat dilanjutkan dengan teknologi yang sedang berkembang saat ini,” demikian disampaikan Hammam Riza saat presentasi.

Pada kesempatan tersebut juga terjadi diskusi dan disampaikan oleh jajaran pejabat Kementerian ATR/BPN mengenai teknologi yang sudah diterapkan dalam upaya percepatan pemetaan seluruh bidang tanah di Indonesia. Pihak BPPT juga menyampaikan bahwa Kementerian ATR/BPN sudah pada jalur yang benar dalam penerapan berbagai teknologi tersebut.

Baca juga  Target 2025, Seluruh Tanah di Indonesia Sudah Terdaftar

Sebagai salah satu Badan Layanan Umum, BPPT membuka diri untuk dapat melakukan kerjasama yang saling bersinergis untuk dapat turut membantu Kementerian ATR/BPN dalam menyediakan peta dasar atau peta kerja yang dapat membantu percepatan pemetaan bidang tanah di seluruh Indonesia.

“Kami beri kesempatan BPPT untuk menguji teknologi yang dimiliki terutama untuk mengisi kekurangan ketersediaan citra di Indonesia sehingga dapat membantu percepatan pemetaan bidang tanah di Indonesia,” ujar Sofyan A. Djalil.

Pada pertemuan tersebut juga disepakati teknologi dan lokasi yang akan dijadikan objek kerja sama. Menteri ATR/Kepala BPN juga berharap dari kerjasama ini dapat menghasilkan kajian yang bermanfaat terutama kaitannya dengan peta dasar pertanahan yang melibatkan peran berbagai pihak terutama peneliti dan akademisi.

Dalam waktu dekat BPPT akan menyusun proposal dalam kajian dan penerapan teknologi akuisisi data citra menggunakan pesawat udara nirawak (PUNA) yang telah dikembangkan sebelumnya dengan lokasi di Kabupaten Madiun.