Manado – Matahari kota Manado terlihat perkasa siang itu, seakan mengucapkan selamat datang di Kota Manado Kota Tinutuan. Selepas sholat jumat, 15 ribu peserta dari berbagai elemen mulai menyemut memasuki lapangan KONI Kota Manado.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo bersama beberapa menteri lain yang hadir siang itu tampak mengenalan pakaian serba putih kontras dengan warna panggung yang serba merah.

Tepat pukul 15.30 WIB Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (PMK) Puan Maharani membuka secara langsung Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Dalam acara tersebut, terlihat hadir 15.000 peserta dari perwakilan provinsi, kabupaten/kota, ASN, pelajar sampai dengan swasta di Lapangan KONI Manado.

Acara Pembukaan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental di Kota Manado, Sulawesi Utara ini bisa dibilang sangat sukses. Seluruh peserta terlihat cair dalam balutan acara yang tersusun rapi dan sangat menarik.

Ditengah acara, diberikan pula penghargaan kepada daerah Provinsi dan Kabupaten/kota yang memiliki capaian tertinggi dalam Program Gerakan Indonesia Bersatu, Gerakan Nasional Revolusi Mental Tahun 2018 yang telah dilakukan. Antara lain Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Marangin.

Baca juga  Muhammadiyah sebut ada upaya pelemahan KPK

Dalam acara pembukaan tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan ucapan terimakasihnya atas penyelenggaraan pembukaan acara yang berlangsung lancar dan sukses. Tjahjo berharap bahwa pekan Kerja Nyata Revolusi Mental di Kota Manado, Sulawesi Utara dapat berjalan dengan lancar dan sukses pula.

“Terimakasih atas seluruh elemen yang terlibat. Semoga penyelenggaraan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental di Kota Manado, Sulawesi Utara ini berjalan lancar dan sukses. Menjadi momentum mewujudkan persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan NKRI”, tukas Tjahjo di Lapangan KONI Manado, Jumat (26/10/2018)

Di akhir acara, panitia menyuguhkan momen yang istimewa, dimana seluruh peserta diminta untuk menari poco poco. Tanpa dikomandoi, seluruh undangan termasuk Menteri yang hadir ikut serta dan turun ke lapangan menari poco – poco bersama peserta.

Kedepan, pemerintah berharap masyarakat dapat terus mendukung program Revolusi Mental yang selalu digaungkan oleh Bapak Jokowi-Jk. Hal ini juga senada dengan bunyi Poin ke 8 Nawacita yaitu malakukan revolusi karakter bangsa.